Plywood

Kayu Plywood

Penjelasan Plywood / Multipleks salah satu material yang dipakai di tempat jasa kami.

Adalah papan material yang tersusun dari beberapa lapis kayu melalui proses perekatan dan pemampatan tekanan tinggi. Bahan ini terdiri dari kombinasi lapisan serat-serat kayu dan kulit kayu dengan lapisan permukaan luar lebih kuat daripada lapisan tengah yang berfungsi untuk mereduksi pemuaian dan tekanan tekuk.

Sifat dasar bahan plywood ini tidak mudah untuk ditekuk, sedikit lebih tahan cuaca (namun tidak bersifat lama) dan mudah dibentuk terutama untuk pembuatan furniture rumah tinggal, casing perangkat audio system seperti untuk speaker.

Kayu plywood

Terdapat beberapa jenis dari bahan plywood ini yang bisa kita temukan di pasaran yaitu diantaranya yang berasal dari beberapa jenis kayu pinus, dari beberpa jenis kayu sengon dan bahan dari beberapa jenis kayu sungkai. Harga dari bahan ini sangatlah bervariasi untuk ukuran standar perlembar 120 x 240 centimeter menyesuaikan varian ketebalan yaitu 6 milimeter, 9 milimeter, 12 milimeter, 15 milimeter, 18 milimeter dan 24 milimeter.

Kelebihan  plywood:
– kuat terhadap cuaca dan daya tekuk
– lebih kokoh sebagai rangka utama furniture/mebel
– lebih tahan terhadap air

– cukup untuk menahan udara dan suara

– mudah didapat di setiap wilayah

– bisa dikerjakan pada mesin cnc router dan mesin laser namun perlu extra perhatian dalam prosesnya bahan plywood ini.

Kekurangan plywood :
– beberapa kualitas bahan ini tidak memiliki permukaan mulus dan halus, kadang ditemukan permukaan yang bergelombang
– sifat keras dan untuk menggabungkan beberapa bahan ini perlu menggunakan paku tembak atau paku besi biasa
– presisi ketebalan kurang bagus
– sulit untuk langsung difinish misalnya dicat dinding atau perlu berkali-kali untuk pelapisan dasar

– mudah retak untuk potongan bentuk yang terlalu kecil, berbeda dengan jenis material MDF yang tidak berpengaruh untuk segala bentuk potongan

– tidak terlalu tahan terhadap suhu dikelembaban yang cukup tinggi atau ruangan yang terlalu dingin

– lebih banyak memakan bahan untuk proses finishingnya

– memerlukan perhatian yang cukup extra jika didiamkan pada suhu yang sering berubah-ubah